You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasien DBD Meningkat, Kapastitas Tempat Tidur RSUD Cengkareng Ditambah
photo Doc - Beritajakarta.id

RSUD Cengkareng Tambah Tempat Tidur

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat menambah jumlah tempat tidur. Ini sebagai antisipasi bertambahnya penderita kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Total saat ini sebanyak sebanyak 20 tempat tidur tersedia di IGD

Humas RSUD Cengkareng, Agung Rusyana mengatakan, untuk kapasitas tempat tidur rawat dari 360 menjadi 370 ranjang. Selain itu juga disiapkan untuk darurat lima veltbed di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Total saat ini sebanyak sebanyak 20 tempat tidur tersedia di IGD," kata Agung, Jumat (12/2).

28 Pasien DBD Masih Dirawat di RSUD Cengkareng

Agung mengatakan, penambahan kapasitas tempat tidur dilakukan karena banyak pasien yang antre menolak dirujuk ke rumah sakit lain.

"Makanya, kami langsung menambah kapasitas tempat tidur untuk penanganan medis pasien," ujarnya.

Agung mengungkapkan, peningkatan jumlah pasien DBD yang berobat di RSUD Cengkareng berdampak pada penggunaan cairan infus dan kebutuhan kantong darah.

"Tapi, stok darah masih posisi level aman. Belum ada lonjakan stok darah untuk keperluan transfusi bagi penderita DBD akut terpantau belum meningkat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4669 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1139 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1088 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye990 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye871 personAnita Karyati